Kota Kasablanka dan kemacetan Kota Jakarta

Kota Kasablanka dan kemacetan Kota Jakarta sepertinya sudah sangat identik. Sejak awal tahun 2013, jalur disepanjang jalan kasablanka dari arah Kuningan menuju Tebet selalu dalam kondisi padat merayap setiap sore.

Sebenarnya apa yang terjadi, apakah solusi yang ditawarkan pemda sekarang sudah menjawab kondisi ini ?
Kalau sejenak kita melihat ternyata kemacetan tersebut sudah ada sejak dulu tetapi makin menjadi jadi setelah dibukanya Kota Kasablanka dan adanya pembangunan Jalan layang Non Tol dari Tanah Abang sampai dengan Karet.

Sayangnya solusi yang dikerjakan sekarang (Maret 2014) adalah dengan mengurangi taman yang ada ditengah jalan dan mengkonversinya menjadi jalan raya. Tentunya hal ini bisa dipertanyakan karena jalur hijau di jakarta ini sangat minim. Jalur hijau Jakarta menjadi sangat penting karena kota ini sudah sangat terpolusi oleh asap kendaraan termasuk didalamnya motor, angkot, metro mini dan kopaja.

Seandainya pada saat pembangunan kota Kasablanka sudah dipikirkan untuk mencegah kemacetan, maka harusnya didepan mall akan disediakan jalur khusus untuk kendaraan keluar masuk sehingga tidak mengganggu lalu lintas jalan casablanka. Sekiranya pemda Jakarta bisa memperhatikan hal-hal seperti ini dan mencegah supaya tidak terjadi lagi.

Kota Kasablanka bikin macet, Jokowi siap turun tangan
 
Jalan Macet, Mal Kota Kasablanka Dipaksa Tambah Lajur
 

Komentar Jokowi soal kemacetan di depan Mal Kota Kasablanka

Advertisements

One thought on “Kota Kasablanka dan kemacetan Kota Jakarta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s